Penyebab Timbulnya Nyeri Dada

Penyebab Timbulnya Nyeri Dada – Setelah sebelumnya kami telah mengulas berbagai macam pengetahuan tentang kesehatan seperti pada artikel kami sebelumnya yaitu Makanan yang Membuat Awet Muda, maka kali ini berbeda pembahasan. Sedikit pengertian tentang nyeri dada adalah rasa sakit atau tekanan yang menjangkit kedada dan rasa nyeri yang seringkali muncul itu bisa sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh anda. Jadi harus waspada bila anda mengalami hal tersebut segera lakukan penanganan serius ke dokter karena bisa saja terjadi gejala berbagai macam penyakit membahayakan, seperti gejala serangan jantung. Ada bagian tubuh yang biasa terasa nyeri, yaitu bagian tubuh mulai dari bahu sampai ke tulang rusuk. Meskipun tidak jarang terjadi tapi rasa sakit atau nyeri itu bisa menjalar ke bagian-bagian tubuh anda seperti leher, rahang, sampai ke tangan.

Jika sudah sering mengalami rasa nyeri di bagian dada dan berulang-ulang serta lama hilangnya atau bahkan tidak membaik, sebaiknya anda langsung bawa ke dokter supaya bisa langsung diperiksa dan mendapatkan penanganan yang benar dan tahu penyebab pastinya kenapa terjadi nyeri dada tersebut.

Penyebab Timbulnya Nyeri Dada

Penyebab Timbulnya Nyeri Dada

Meskipun nyeri dada sering dikaitkan dengan penyakit jantung, tapi tidak banyak juga yang diakibatkan oleh masalah pencernaan, tulang, dan otot. Di bawah ini beberapa penyebab timbulnya nyeri dada yang tidak tergolong gawat :

  • 1. Penyakit Ulu hati ( GERD) dan Penyakit asam lambung.
  • 2. Gangguan disfagia atau gangguan menelan.
  • 3. Infeksi herpes zoster.
  • 4. Inflamasi atau Costochondritis pada tulang rawan yang menyambungkan tulang rusuk dan tulang dada.
  • 5. Peradangan pada jaringa payudara atau Martitis.
  • 6. Cidera pada otot rongga dada dan tulang rusuk.
  • 7. Fibromyalgia.
  • Baca: Tanda-Tanda Kehamilan Seminggu

Diatas adalah penyebab timbulnya nyeri dada yang tidak tergolong gawat, tapi ada juga penyebab timbulnya nyeri dada yang tergolong gawat dan harus memperlukan penanganan dokter namun penyebab ini juga tidak ada kaitannya dengan penyakit jantung. Penyebabnya adalah sebagai berikut:

  • 1. Adanya udara di antara kedua lapisan yang membungkus paru-paru atau disebut pneumotoraks yang mengakibatkan paru-paru mengempis dan sangat sulit untuk bernafas bagi penderitannya.
  • 2. Terbentuknya gumpalan darah di pembuluh darah paru-paru atau emboli paru.
  • 3. Serangan panik atau kepanikkan yang menyebabkan detak jantung yang menderita nyeri dada ini menjadi sangat cepat, menjadi sesak nafas, di landa rasa kecemasan dan ketakutan yang luar biasa.

Kondisi diatas harus di periksakan ke dokter supaya mendapatkan penanganan yang benar.

Ada juga beberapa tanda-tanda timbulnya nyeri dada yang biasanya tidak dihubungkan dengan penyakit jantung yaitu:

  • 1. Sulit sekali buat menelan.
  • 2. Serasa makanan dari lambung naik lagi ke kerongkongan atau penyakit ulu hati.
  • 3. Dada terasa nyeri saat batuk atau saat menarik nafas yang panjang.
  • 4. Rasa nyeri yang bisa bertambah semakin paraah atau membaik saat penderita mencoba mengubah posisi tubuh.
  • 5. Dada yang semakin sakit saat di tekan.

Apabila gejala-gejala diatas berlangsung terus-menerus selama tiga hari berturut-turut atau bahkan lebih, bertambah parah, sering kambuh, dan sangat menggangu anda segeralah periksakan ke dokter.

Penyebab Nyeri Dada Karena Penyakit Jantung

Selanjutnya penyebab nyeri dada yang diakibatkan karena penyakit jantung yang perlu diwaspadai. Sebelumnya nyeri dada juga bisa diakibatkan karena gangguan pada jantung yang di sebut angina dan serangan jantung. (untuk sekedar menambah wawasan, Anda bisa baca Gejala Penyakit Ginjal). Ada perbedaan di antara keduanya yaitu sebagai berikut:

1. Angina terjadi karena penyempitan arteri yang menyuplai darah ke otot jantung sehingga mengakibatkan aliran darah ke jantung menjadi terbatas. Akhirnya jantung tidak mendapatkan oksigen yang cukup sehingga mengakibatkan nyeri di dada. Apabila nyeri ini muncul saat melakukan aktifitas dan hilang setelat beristirahat maka nyeri dada ini akibat angina. Tapi jika rasa nyeri tidak meghilang selama 20 menit lebih maka itu akibat serangan jantung yang membuat dada anda terasa di remas-remas, atau di tekan oleh benda yang berat.

2. Penyebab timbulnya nyeri dada akibat angina biasanya diakibatkan oleh kegiatan fisik, yang ralatif ringan terjadi kurang dari 20 menit dan mereda setelah meminum obat untuk angina. Jika akibatnya karena serangan jantung meskipun sudah melakukan pengobatan angina dengan alat semprot nitrogiselin maka rasa nyeri akan terus berlanjut. Rasa nyeri akibat seragan jantung akan sering terjadi saat melakukan aktifitas maupun dalam keadaan tertidur dan istirahat. Nyeri dada bisa disertai rasa mual, berkeringat, dan rasa sakit yang menyebar ke lengan kiri atau rahang.

Akibat Nyeri dada karena serangan jantung adalah :

1. Merasa lemas, dan pusing.

2. Muntah.

3. Mual. ( Baca : Cara Mengatasi Mual)

4. Rasa nyeri berlangsung lama.

5. Keringat dingin.

6. Rasa sakit yang menyebar ke lengan, terutama lengan kiri.

7. Dada terasa sangat tertekan dan sangat sakit.

Segeralah ke dokter atau rumah sakit terdekat jika sudah mengalami hal tersebut. Selain karena serangan jantung ada juga akibat nyeri dada, yaitu diseksi aorta. Ini terjadi karena pembuluh darah utama aorta sobek sehingga aliran darah ke tubuh terhambat. Gejala aorta adalah, sesak nafas, nyeri dada, hilang kesadaran, dan denyut nadi yang sangat lemah dibagian tangan. Kondisi tersebut sudah sangat fatal dan memerlukan penanganan medis. Sekian artikel tentang penyebab timbulnya nyeri dada, dansemoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *