Gejala Penyakit Tipes

Gejala Penyakit Tipes – Penyakit tipes merupakan salah satu penyakit yang hampir ditemukan diseluruh dunia. Masyarakat Indonesia memang lebih mengenal istilah tipes namun aslinya penyakit ini disebut dengan istilah demam tifoid, atau typhoid. Penyakit ini dapat muncul disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica, khususnya adalah bakteri turunannya yang sering disebut dengan nama Salmonella Typhosa.

Penyakit tipe sangat mudah penyebarannya dan mudah menular, khususnya sering disebarkan melalui makanan serta minuman yang terlebih dulu tercemar oleh tinja. Tipes atau tifoid tidak boleh disepelekan karena efeknya dapat berakibat fatal. Beberapa akibatnya adalah harus ada pemotongan usus atau bahkan bisa menimbulkan kematian.

Dalam dunia medis, Antibiotika baik itu ampicillin, kloramfenikol, trimethoprim-sulfamethoxazole, serta ciproloxacin adalah antibiotika yang paling sering digunakan untuk merawat orang yang sudah terinfeksi demam tipoid. Penyembuhannya tidak mudah dan tidak bisa cepat, contohnya ketika suhu telah turun serta penderita telah merasa segar, bukan berarti ia sudah sembuh. Kondisi usus yang masih tipis membuat penderitanya harus tetap mengkonsumsi makanannya yang lembut seperti bubur saring, bubur, nasi lembek sampai kemudian nasi jika telah sembuh total.

Gejala Penyakit Tipes

Gejala Penyakit Tipes

Lalu apa saja gejala-gejala yang timbul dari penyakit Tipes ini? Ada banyak dan penting untuk Anda ketahui:

  • Penderita akan mengalami demam tinggi dari 39° hingga 40 °C (103° sampai 104 °F). Demam ini akan meningkat secara perlahan-lahan, biasanya mulai sore hari sampai dini hari.
  • Tubuh menggigil akan dialami penderita tipes, seperti sedang hipotermia padahal suhu mungkin sedang tidak terlalu dingin.
  • Penderita tipes kebanyakan akan mengakami sakit kepala yang hebat dan tidak tertahankan. Gejala ini sering muncul pada malam hari, khususnya pada bagian kepala belakang. Orang sering mengira ini seperti sakit kepala biasa.
  • Penderita tipes akan menrasakan denyut jantung yang lemah (bradycardia). Pada akhirnya ini bakal membuat penderita akan lemah, kurang bergairah, lemas dan rasanya ingin tidur saja.
  • Akan terasa nyeri otot myalgia, yakni nyeri otot yang merupakan suatu keadaan dimana badan terasa pegal-pegal seperti sedang selesai berolahraga. Mialgia memang sering terjadi akibat cedera, namun biasanya untuk mialga tanpa insiden dipastikan disebabkan oleh infeksi dari virus.
  • Sakit perut dan terasa perih dibarengi dengan Konstipasi, yakni proses pengerasan tinja yang cukup berlebihan sehingga membuat penderita merasa kesulitan untuk membuang atau dikeluarkan. Tentu ini bakal membuat penderita merasa kesakitan yang hebat.

Menurut penelitian pada kasus Tipes yang tak terawat, penyakitnya akan berlangsung selama 3 minggu hingga sebulan. Kemudian angka kematian bisa terjadi antara 10% dan 30% dari total kasus tipes yang tidak terawat.

Related Gejala Penyakit Lainnya : 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *