Cara Mengatasi Lemas Ketika Puasa

Cara Mengatasi Lemas Ketika Puasa – Banyak orang bermayoritas muslim khususnya di Indonesia senang ketika mendengar datangnya bulan puasa ramadhan. Dengan datangnya bulan ramadhan, semua umat muslim tak hanya di Indonesia diwajibkan dan harus berpuasa selama 30 hari. Berpuasa yakni menahan hawa nafsu dari lapar, haus, dan nafsu jelek yang lainnya dari semenjak adzan subuh sampai adzan maghrib tiba. Dalam berpuasa, juga secara otomatis bisa Menurunkan Berat Badan.

Jika hari hari biasanya orang menambah nafsu makan, tidak untuk saat puasa ini. Melainkan umat muslim diwajibkan untuk menahan hawa nafsunya dari makan dan minum. Namun, pernahkah Anda berpikir bahwa puasa biasa dikaitkan dan dijadikan alasan untuk orang bermalas-malasan? Hal ini mungkin dikaitkan dengan adanya akibat yang muncul dari berpuasa yakni tentang beberapa keluhan, seperti dilansir dari Washington Post bahwa orang-orang yang berpuasa dapat mengalami keluhan seperti nyeri kepala, lemas, hingga dehidrasi di siang hari. Dan beberapa keluhan tersebut tentunya dapat mengganggu aktifitas kerja seseorang.

Kelelahan saat berpuasa disebabkan oleh beberapa hal, yakni kurangnya asupan makanan selama puasa, kurangnya cairan, hingga kurang tidur. Bahkan, Studi Morocco tahun 2001 juga memperlihatkan hasil bahwa orang-orang yang puasa akan muncul gangguan tidur berupa pemendekan dari fase tidur dalam dimana fase ini merupakan waktu yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaharui tubuh keesokannya.

Nah, jika mungkin Anda lemas ketika berpuasa, berikut ini akan kami berikan beberapa Cara Mengatasi Lemas Ketika Puasa yang mungkin bisa membantu Anda semua agar tetap semangat dan berenergi dalam menjalankan ibadah puasa.

Cara Mengatasi Lemas Ketika Puasa

Cara Mengatasi Lemas Ketika Puasa

1. Waktu Tidur Cukup

Terlalu tidur berlebihan tak akan membuahkan hasil yang baik, begitupun dengan kekurangan tidur. Justru akan menimbulkan rasa lelah. Dapat dianjurkan bagi Anda untuk langsung tidur setelah shalat tarawih supaya dpat bangun saat sahur nanti. Tidur sebentar di siang hari juga sangat disarankan.

2. Utamakan Air Putih daripada Kafein

Kafein memiliki peranan diuretik yaitu ketika mengkonsumsi kopi (yang mengandung kafein) bisa menjadikan Anda kekurangan cairan dan bisa menimbulkan dehidrasi. Jadi, selama puasa sangat dianjurkan untuk menghindari konsumsi kopi dan atau minuman bersoda serta perbanyaklah konsumsi air putih ketika berbuka puasa hingga sahur.

3. Tata Ulang Makanan Anda

Makanan yang Anda konsumsi selama puasa harus mengandung:

  • Sayuran dan buah,
  • Kentang atau roti,
  • Daging / ikan / ayam,
  • Susu dan produk susu serta makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat.

Pilihlah jenis karbohidrat kompleks, bukan karbohidrat sederhana. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti:

  • Jelai (barley, sejenis sereal),
  • gandum,
  • nasi basmati

4. Tetap Semangat Bekerja

Jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Tetaplah cari kesibukan apapun agar kamu selalu dan senantiasa tidak terasa menjalankan ibadah puasanya. Kesibukan seperti bekerja dan juga berkumpul bersama keluarga akan secara tidak sadar melupakan rasa lapar dan lelah.

Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *